Indonesian Indonesian English English
Israel Menggusur 5000 Rumah Warga Palestina Di Al-Quds

Israel Menggusur 5000 Rumah Warga Palestina Di Al-Quds

Pasukan pendudukan Israel dilaporkan telah menghancurkan 5.000 rumah warga Palestina Al-Quds, sejak menduduki kota suci tersebut tahun 1967.

Lembaga Al-Quds Internasional, dalam risetnya berjudul “Israel Berhadapan dengan Hukum’’ yang dilansir, Sabtu (18/05/2019) bahwa Israel berdalih menggusur rumah warga Palestina karena dibangun tanpa izin.

Di saat yang sama Israel juga merampas lebih dari 26% wilayah Al-Quds timur. Wilayah tersebut kemudian dibanguan hunian Israel atau memperluas hunian yang ada.

Israel tercatat telah mendirikan 14 permukiman besar dan ratusan pos-pos permukiman di  Al-Quds timur yang dihuni 220.000 Yahudi.

Israel sengaja melakukan “deportasi masal’’ terhadap puluhan ribu warga Palestina. Selain itu, gerombolan durjana Zionis pada tahun 1948 melakukan pembantaian terhadap rakyat Palestina.

Laporan resmi menyatakan bahwa 100.000 warga Palestina gugur di tangan zionis Israel, 71 tahun sejak sejak tragedi Eksodus Palestina atau Nakbah 1948.

Sebelumnya, Lembaga Statistik Pusat Palestina dalam laporannya jelang peringatan 71 tahun peristiwa Nakba yang bertepatan dengan hari Rabu (15/05/2019) menyatakan bahwa 100.000 warga Palestina gugur di tangan zionis Israel sejak tragedi 1948, Palinfo melaporkan.

Tragedi Eksodus Palestina atau yang dikenal dengan peristiwa Nakba adalah bencana kemanusiaan terbesar di Palestina serta merupakan bagian dari pembersihan etnis.

Sebanyak 800.000 warga Palestina di eksodus dari tanah air menuju Tepi Barat dan Jalur Gaza serta Negara-negara Arab tetangga.

Dalam tragedi tersebut Israel telah menduduki 774 desa dan kota Palestina. 531 diantaranya diratakan dengan tanah. Selain itu 15.000 warga Palestina meninggal dunia dalam 70 pembantaian yang dilakukan para durjana zionis.

Populasi warga Yahudi di Palestina yang sebelumya berjumlah 690.000 tahun 1914 jiwa atau 8% dari jumah populasi di Palestina. Namun setelah peristiwa Nakba jumlah tersebut bertambah pesat akibat dorongan imigrasi ke Palestina dalam masa mandat Britania Raya.

Source : SPNA

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Kantor Syam Organizer di Kota Anda:

Medan | Batam | Pekanbaru | 

Jabodetabek | Banten |

Bandung | Cilacap | Banyumas |

Magelang | Semarang |

 Yogyakarta | Solo | Kudus |

Pacitan | Maluku |

 Poso | Palu | Makassar |

Balikpapan | Pontianak |

 NTB | Padang |

Copyright © 2018 Syam Organizer – All right reserved